Loading
 
Jumat, 3 Juli 2015

Home Cerita Rakyat Nusantara

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/122-

Si Kelingking adalah seorang pemuda miskin yang tinggal di sebuah kampung di daerah Jambi, Indonesia. Ia dipanggil Kelingking karena ukuran tubuhnya hanya sebesar jari kelingking. Walaupun demikian, ia mempunyai istri seorang putri raja yang cantik jelita. Bagaimana si Kelingking dapat ...detail... »

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/121-

Palui adalah seorang remaja laki-laki yang tinggal di sebuah desa di daerah Kalimantan Tengah, Indonesia. Pada suatu hari, ia pergi menangkap kawanan burung yang banyak terdapat di atas pohon beringin di tepi sungai. Tanpa disadarinya, kawanan burung tersebut membawanya terbang tinggi ke udara. ...detail... »

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/119-

  Diceritakan kembali oleh Samsuni Danau Toba dengan panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer merupakan danau terbesar di Indonesia. Danau yang di tengahnya terdapat Pulau Samosir ini terletak di Provinsi Sumatra Utara. Menurut cerita, danau vulkanik ini dahulu merupakan sebuah aliran ...detail... »

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/118-

Lamadukelleng adalah seorang laki-laki yang hidup di sebuah negeri di daerah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia. Saat masih bayi, ia dibuang oleh bibinya ke Sungai Jeneberang. Mengapa Lamadukelleng dibuang ke sungai? Dapatkah ia bertemu kembali dengan kedua orangtuanya? Kisahnya dapat Anda ...detail... »

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/114-

Dahulu kala, di Desa Tarub, tinggal­lah seorang janda bernama Mbok Randa Tarub. Sejak suaminya me­­ninggal dunia, ia mengangkat seorang bo­­­cah laki-laki sebagai anaknya. Setelah dewa­sa, anak itu dipanggilnya Jaka Tarub. Jaka Tarub anak yang baik. Tangannya ringan ...detail... »

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/113-

Dalam kisah disebutkan, Kerajaan Mataram pernah berpusat di Kotagede, kurang lebih 7 kilo­me­ter arah tenggara kota Yogyakarta. Pada waktu itu Kerajaan Mataram dipimpin oleh Sultan Agung yang mempunyai beribu-ribu prajurit, termasuk pasukan berkuda dan pasukan gajah. Kanjeng sultan juga ...detail... »

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/112-

Dahulu kala, ketika Tasik masih merupakan “dayeuh” (kota) Su­ka­pura, ada seorang bernama Ki Rangga Gading. Ia sangat sakti. Tapi ke­saktia­nnya disalahgunakan untuk me­ram­pok dan mencuri. Ki Rangga Gading tidak pernah tertangkap, karena ia bisa meng­ubah ...detail... »

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/111-

Pada zaman penjajahan Belanda, di daerah Kemayoran tinggal se­orang pemuda bernama Murtado. Ayah­nya adalah anak mantan lurah di dae­rah tersebut. Murtado adalah anak yang baik. Ia suka menolong orang yang mem­bu­tuh­­kannya. Maka Murtado disenangi oleh ...detail... »

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/110-

Dahulu kala, di Kampung Sopen, Biak Barat tinggal sebuah ke­luarga yang memiliki beberapa anak laki-laki. Salah satu anak tersebut ber­­nama Mananamakrdi. Ia sangat dibenci oleh saudara-saudaranya karena seluruh tubuhnya dipenuhi kudis, sehingga siapa pun tak tahan dengan baunya. Maka, ...detail... »

http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/109-

Di Bali, hidup seorang raja yang bergelar Sri Bagening. Sang Ra­ja memiliki banyak istri, dan istri ter­­­akhirnya bernama Ni Luh Pasek. Ni Luh Pasek berasal dari Desa Panji, dan ma­­sih ke­­turunan Kyai Pasek Gobleng. Su­a­tu waktu, Ni Luh Pasek mengandung. ...detail... »

Bookmark and Share