Loading
 
Jumat, 22 September 2017

Beranda   » Berita » Dongeng Dapat Digunakan untuk Berdakwah
24 Juni 2015 06:44

Dongeng Dapat Digunakan untuk Berdakwah


Dongeng Dapat Digunakan untuk Berdakwah
Ari Prabowo sedang berdakwah di depan anak-anak menggunakan metode dongeng.

Yogyakarta - Ramadan, banyak pula dari mereka yang sudah mulai untuk menyerukan kebaikan tersebut kepada orang-orang sekitarnya. Salah satunya adalah Ari Prabowo.

Ari Prabowo lahir di Banjarmasin, 31 Januari 1978. Kini, ia adalah seorang pendakwah, yang menggunakan metode dongeng untuk berdakwah kepada masyarakat.

Hal ini sudah ia lakukan sejak tahun 1996. Ia terinspirasi dari banyaknya kisah yang terdapat di dalam Al-Quran.

"Kita mengenal Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Idris dan Nabi-nabi lainnya dari sebuah dongeng. Lagi pula 1/3 isi Al-Quran adalah cerita dan kisah-kisah. Mengapa saya menggunakan metode dongeng? Karena Allah sendiri adalah Maha Pendongeng, Allah mengajarkan ajarannya melalui dongeng, yang kisahnya tersebut berada di dalam Al-Quran," tutur Ari.

Selain seorang pendongeng, Ari pun merupakan Ketua dari Persaudaraan Pendongeng Muslim Indonesia (PPMI).

Ia mengatakan, bersama teman-temannya di PPMI bersama-sama berjuang untuk turut membangun akhlak bangsa, melalui kisah yang mulia.

Ia mengatakan, semua dongeng-dongeng yang ia ceritakan kepada orang banyak, terinspirasi dari kisah-kisah dan pesan yang terdapat di dalam ayat-ayat Al-Quran dan Sunnah Rosul.

"Metode dongeng ini dirasa adalah metode yang sangat sederhana dan mudah dipahami oleh banyak orang, terutama adalah anak-anak. Di sini saya berusaha untuk memperkenalkan agama melalui sebuah dongeng sejak dini," ungkap Ari.

Ia melanjutkan, banyak kisah-kisah yang diceritakan kepada anak-anak mengenai kisah-kisah yang kurang baik, seperti kancil mencuri timun dan lainnya.

Ari kini sedang berjuang untuk membuat kisah-kisah inspiratif yangkisahnya terinspirasi dari pesan-pesan yang terdapat dalam Al-Quran.

"Dongeng ini bukan hanya untuk anak kecil saja, remaja dan dewasa pun bisa, namun tinggal menyesuaikan tentang isi dongeng dan cara penyampaian kita kepada para audience," imbuhnya.

Sumber:  http://jogja.tribunnews.com

 

Dibaca 760 kali



Bookmark and Share