Loading
 
Kamis, 19 Oktober 2017

Beranda   » Berita » Ini Alasan Genre Dongeng Dipilih untuk Program Literasi Sekolah
1 September 2015 08:29

Ini Alasan Genre Dongeng Dipilih untuk Program Literasi Sekolah


Ini Alasan Genre Dongeng Dipilih untuk Program Literasi Sekolah
Kepala PPSDK Emi Emilia (Kanan).

Jakarta - Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Emi Emilia, menyebut tidak ada kualifikasi buku di setiap jenjang sekolah untuk program literasi. Oleh karenanya, dipilihlah genre buku dongeng.

"Sebenarnya itu, makanya kita pilih dongeng," kata Emi di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Emi meniliai jika buku dongeng dapat dibaca siswa segala usia. Di samping itu dongeng juga memenuhi fungsi sastra, yaitu menghibur dan mendidik.

"Cerita itu relevan tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga dewasa makanya kita pilih dongeng. Selain itu dongeng memenuhi fungsi sastra yaitu untuk menghibur dan mendidik," terangnya.

Emi berharap dengan fungsi menghibur, anak-anak akan menjadi gemar membaca dan memahami budi pekerti dalam fungsi mendidiknya.

"Karena dongeng menghibur diharapkan anak-anak jadi suka membaca, dan mendidik budi pekertinya. Nanti kalau literasinya sudah tinggi mereka bisa baca apa saja, yang nonfiksi misalnya," pungkas Emi.

Kemarin, Kemendikbud melalui Peraturan Menteri Nomor 23 Tahun 2013 meluncurkan sebuah gerakan literasi sekolah. Gerakan ini bertujuan menumbuhkan sikap budi pekerti luhur kepada anak lewat bahasa.

Gerakan literasi akan mewajibkan seluruh peserta didik mengawali kegiatan belajar dengan membaca literatur. Tapi literaturnya tak berhubungan dengan mata pelajaran di sekolah.

Sumber:  http://news.metrotvnews.com

Dibaca 1.082 kali



Bookmark and Share